jump to navigation

Our Journey to Sangkima – Koala July 15, 2007

Posted by bundarisa in Piknik.
trackback

Taman Nasional Kutai, pernah dengar kan nama cagar alam yang ada di Kutai, Kalimantan Timur ini… Nah kebetulan gak jauh dari tempat tinggal kami, sekitar setengah jam perjalanan atau 20km dari rumah kami. Akhir Agustus 2006 lalu kami rombongan jalan-jalan kesana… niatnya liburan sambil olahraga. Dan setelah dari Taman Nasional Kutai (Sangkima) kita lanjutkan perjalan ke Bontang Koala, sekitar 1 jam perjalanan lagi… he he… jauh juga ya… maklumlah jalan trans Kalimantan yang menghubungkan Sangatta-Bontang keadaanya sangat parah waktu itu..😦

Jam 8 pagi kita berangkat dari Sangatta, rombongan kami terdiri Aku, suamiku, Taufik, Mbak Ita, Mbak Nadira, Mbak Riri, Mbak Nia, Mbaknya Trefi, Trefi, Naufal, Mas Damar, Mas Agus, Arif dan Ais. Kami berngkat dengan 2 buah mobil, Feroza dan Kijang. Perbekalanpun tidak terlupakan, Es buah, buah-buahan, aqua, gorengan, roti bolu dan macem-macem lagi sampai lupa… he he…

Karena mampir-mampir waktu berangkat, kami baru tiba jam 9 di Sangkima…, jalan kakipun kita mulai, menyusuri jalan setapak yang dibuat khusus dengan alas kayu ulin, menyeberangi jembatan gantung, hiii ngeri deh…. sampai akhirnya kita sampai di pohon ulin raksasa yang katanya umurnya sudah mencapai 200 tahun… !! Dikiri kanan jalan banyak vegetasi yang aneh-aneh, rata-rata vegetasi tersebut sudah diberi simbol nama. Tentu saja selama perjalanan kita banyak istirahat, ngemil jajanan yang kami bawa, ambil foto-foto, dan sedikit penerangan dari mbak Nadira yang seorang geobotanist… he he, maksudnya ahli geologi yang menyukai tumbuh-tumbuhan!!

Lelah kami berjalan, akhirnya kami memutuskan tidak melanjutkan perjalanan lebih jauh kedalam hutan, soalnya kami masih punya 1 agenda untuk ke Bontang Koala, ban kami berencana untuk makan siang disana. Jadi mentok sampai pos ulin raksasa kami kembali ke pintu gerbang. Dalam perjalanan pulang, kamipun berpapasan dengan rombongan lain yang baru datang… he he.. rupanya kami terlalu pagi sehingga jadi pengunjung pertama.

tnk_2.jpg

Foto diatas ini saat aku pose di depan pohon ulin raksasa…

Singkat cerita, kami sudah sampai di Bontang Koala…, jam sudah menunjukkan jam 12 lewat dikit…, langsung deh kami pesan menu seafood khas Bontang Koala sembari menikmati pemandangan kampung nelayan yang konon paling bersih se Indonesia Raya…🙂 Eh, tapi bener lho, di Bontang Koala tidak terlihat sampah yang berserakan seperti halnya kampung di tepi panati yang lain. Oya, Bontang Kuala itu sebuah desa terapung, mungkin disebut begitu karena desa ini dikembangkan diatas pantai pasang surut…., jadi kalau lagi pasang ya airnya hampir sampai teras rumah, waktu surut baru keliahatan pasir pantainya yang bersih… begitu ceritanya.

Usai santap makan siang kamipun memtuskan untuk pulang, dan kami juga sempat mampir sholat di Masjid di desa terapung ini…, semula agak heran sih ada bangunan semen megah diatas pondasi kayu dan satu kampung lagi… he he… ada-ada aja ya…

Comments»

1. deden - February 18, 2008

pengen pulang….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: