jump to navigation

beruang madu September 22, 2009

Posted by bundarisa in Piknik.
trackback

Assalamu’alaikum…

22092009(010)Hari ini, 22 September 2009 kami sekeluarga tamasya ke tempat Penangkaran Beruang Madu disekitar km 20 Balikpapan-Samarinda, saya bilang sekitar km 20-an karena memang gak tau tepatnya di km berapa. Tapi tidak terlalu sulit untuk menemukan lokasinya, karena di depan pintu masuk yang berada di jalan poros Balikpapan-Samarinda ada papan nama Agrowisata dan papan bergambar beruang.  Dari wawancara dengan bapak satpam, sedianya akan menempati area seluas 100 Ha, namun karena masalah lahan dengan pemilik (penduduk), maka sekitar 10 Ha saja yang bisa dikerjakan untuk lokasi agrowisata ini. 3,5 Ha yang dijadikan area beruang beruang madu, ternyata baru berisi 5 ekor beruang madu, jadi kalo pas kesana bukan jam makan mereka kemungkinan kecil kita bisa melihat mereka melalui jalan setapak yang dibuat dari kayu ulin dan berpagar sepanjang 300 meter.

Perpustakaan Beruang

22092009(024)Uniknya dari obyek wisata ini, ada media informasi tentang beruang, semacam perpustakaan beruang. Ternyata ada beberapa jenis beruang yang kami baru tau namanya. Selain beruang madu, ada beruang hitam Asia, beruang coklat, beruang kutub dan lain-lain. Informasinya lengkap, dari tempat tinggal mereka, makanan mereka, hobi mereka, cara berburu mereka serta cara memburu mereka…🙂 sampai eksploitasi dan penyebab konflik yang terjadi antara beruang dengan manusia. Media ini selain tulisan yang dikemas menarik, tentunya dilengkapi foto-foto dan patung buat memperjelas.

22092009(012)

Pengelolaan

Mungkin sudah layak untuk ukuran obyek wisata di Kalimantan, dengan pengunjung sekitar 1000 dalam satu hari pada saat masa liburan seperti sekarang, dan sepi pengunjung pada hari-hari biasa. Ini mestinya terkait dengan jumlah penduduk Kalimantan Timur yang memang tidak sepadat Jawa atau Bali. Dari beberapa papan sponsor yang kami amati, agrowisata ini adalah hasil dari kerjasama pemerintah kota Balikpapan dan beberapa kontraktor BP Migas yang beroperasi di wilayahnya. Belum dikelola secara maksimal, belum ada tiket masuk, parkir gratis, tidak ramai dengan pedagang selayaknya obyek wisata dan lain-lain. Bersih, aman, teduh dan asri juga menjadi kesan dari tempat wisata ini.

Nah teman-teman… sok atuh, sapa yang mau menyambangi teman kita si beruang… jam makannya sekitar jam 9 dan 11 siang, jadi pastikan pada jam-jam tersebut kita sudah nongkrong disitu biar bisa bersua sama si beruang madu…🙂

Comments»

1. Fajri - October 1, 2009

Wah, ini tempatnya memang mengasyikkan, bisa utk hiburan, bermain sekalian belajar..
Asyik tuh kalo buat pul-kumpul keluarga (family gathering).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: